oleh

Bersama Membangun Desa,Pemerintah Desa Andoolo Utama Gelar Rapat Terbuka.

Konawe selatan, faktapemberitakorupsi.com. Pemerintah Desa Andoolo utama kecamatan Buke kabupaten konawe selatan provinsi sulawesi Tenggara gelar rapat terbuka di Balai Desa Andoolo Utama senin 3/2/2020.

Rapat terbuka yang di gelar pemerintah Desa Andoolo Utama merupakan rapat perdana setelah Suyanto Kades terpilih yang baru saja di lantik baru baru ini oleh Bupati Konawe Selatan H.Surunuddin Dangga,sebagi kepala Desa Andoolo Utama

” Turut hadir dalam rapat umum dan terbuka yaitu ,aparat,BPD,Lembaga ,Organisasi,Babinkamtimas,Babinsa dan masyarakat Desa Andoolo utama ”

Kepala Desa Andoolo Utama Suyanto pada sambutannya menyampaikan ” permintaan maaf dari ujung kaki hingga ujung rambut, melalui forum ini saya mengajak semua masyarakat untuk bersatu dan juga bersama sama membangun Andoolo utama ” pungkasnya.

Baca juga -->  Kapolres Konsel Menggelar Konferensi Pers Penangkapan Pelaku Pengrusakan Kantor DPRD

Untuk itu,lanjut Suyanto ” tidak ada lagi pengkotak kotakan antar pendukung,jangan di bawa ke hati semua sudah selesai melalui kesempatan ini pula kami mempersilahkan semua yang hadir untuk menyampaikan saran atau pendapat melalui sesi tanya jawab ” jelasnya

” Beberapa Masyarakat yang mengajukan sejumlah pertanyaan terkait Koperasi Unit Desa (KUD),Badan Usaha Milik Desa (Bumdes),kelompok tani dan juga tugas dan fungsi Imam Desa ”

Baca juga -->  Pemerintah Desa Wonua Raya kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan(KONSEL) realisasikan pembagian Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke 120 Kepala Keluarga (KK) dampak Covid-19

Menjawab pertanyaan yang di sampaikan oleh masyarakat melalui rapat terbuka ini Saya akan memberikan penjelasan secara terbuka dan apa yang menjadi permasalahan selama ini kita carikan solusinya secara bersama sama ” ujarnya

Terkait KUD dan Bumdes perlunya laporan pertanggung jawaban dari pengurus tersebut kepada masyarakat secara trnsparans dan akan di lakukan audit sebab di pantau oleh negara,untuk kelompok tani perlunya penambahan minimal 3 unit
hand trakor sebab yang tersediah saat ini cuman satu hand traktor dan juga suplai pupuk harus tersediah serta perlunya normalisasi kali.

Baca juga -->  Warga Konsel Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Masi kata Suyanto ” keberadaan Bank BPD dan juga Bank BRI sejak menempati los pasar Andoolo Utama sampai saat ini belum memberikan kontribusi kepada Desa,untuk itu dalam waktu dekat ini, kami akan memanggil pihak BPD dan BRI untuk musyawarah dengar pendapat ” tutupnya.

Laporan : Dalman
Editor : Marjunus

WARTAWAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.