oleh

Ini Pesan Pasien Sembuh Dari Covid-19 Asal Koltim

Koltim,faktapemberitakorupsi.com.Ramadan asal Kecamatan Mowewe dan Ardiansyah asal kecamatan Aere, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 asal Koltim sejak Minggu (7/6)

Dari 12 pasien positif covid- 19 di Koltim ,kedua pasien tersebut yang telah dinyatakan sembuh,kini telah kembali ke keluarga masing masing setelah di jemput oleh tim gugus tugas penanggulangan covid-19 Koltim, pada hari Senin (8/6).

Ardiansyah dalam perjalanan pulang ke kediamannya setelah di jemput di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Konawe,
berkesempatan menyampaikan pesan dan kesannya selama dalam perawatan bersama Ramadan dan 10 orang pasien covid-19.

Baca juga -->  KPUD Tingkatkan Partisipasi Jelang Debat Publik di Koltim

Ardiansyah mengatakan “Selama kurang lebih 25 hari dirawat, keluhan saya cuma satu pengen pulang cepat, kalau masalah fisik tidak ada gejala yang saya rasakan dari awal hingga hari ini,” katanya

” kalau daya tubuh saya alhamndulillah baik. Nanti setelah pulang saya akan ikuti protokol kesehatan untuk mengisolasi diri dulu selama 14 hari, setelah itu baru bisa balik beraktifitas diluar rumah,” tuturnya.

Baca juga -->  Tidak Selalu Berada di Lokasi, Divisi HPPS Bawaslu Koltim Alergi Wartawan.

Tak lupa pula, Ardiansyah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak,terutama Pemda Kolaka Timur yang telah membantu dan berpartisipasi, hingga dirinya bisa sembuh seperti semula.

“Pesan saya, ikuti peraturan pemerintah, jangan lupa banyak berdoa juga supaya wabah atau virus ini cepat dihilangkan di muka bumi ini, tetap jaga jarak, pakai masker selalu dan cuci tangan dengan teratur,” pesan Ardiansyah

Baca juga -->  Beda Harga di Rak dan struk ,Indomaret Lalolae Diduga Tipu Konsumen

Sementara itu,Juru bicara Gugus Tugas penceghan dan penanggulangan Covid-19 Koltim dr Abdul Munir Abubakar turut mendampingi penjemputan Ardiansyah dan Ramadan.

Kemudian,Ia mengingatkan keduanya untuk ” tetap mematuhi protokol penangan dan pencegahan Covid-19 setelah sampai dirumah, salah satunya isolasi mandiri selama 14 hari,” tandasnya (Red)

WARTAWAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.