News  

Ini Respon Pemerhati Tambang Sultra, Soal Rencana PT Asmindo Gunakan Jalan Umum

Redaksi LFnews

KONAWE SELATAN, Livefaktanews.co.id – Perusahaan Pertambangan PT. Asera Mineral Indonesia (Asmindo) kini menjadi trending topik diberbagai Media Massa, terkait rencananya bakal menggunakan jalan umum dalam melakukan aktivitas pertambangan.

Menanggapi hal itu, salah satu pimpinan Forum Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerhati Pertambangan dan Inprastruktur Saiman Saranani, angkat bicara terkait tudingan dan isu miring yang ditujukan oleh PT Asmindo.

banner 728x250

Dijelaskan Saiman, bahwa sejak PT Asmindo melakukan tahapan sosialisasi di Lima Kecamatan yang berada di Konawe selatan (Konsel) sejak itu pulah PT Asmindo menjadi trending topik terhangat dalam pembicaraan baik dikalangan masyarakat dan bahkan berbagai media online

” Ada banyak berita di media online yang menolak keras dengan wacana PT. Asmindo akan menggunankan jalan umum sebagai jalan hauling dimalam hari, ” jelas Saiman kepada Media ini. Sabtu, (24/04/2021).

Baca juga -->  Karyawan Jiwasraya Bongkar Skandal Pembusukan PT. Asuransi Jiwasraya

Menurut Saiman, munculnya penolakan tersebut akibat adanya analisa dan kajian yang bisa berdampak negatif. Akan tetapi mereka lupa akan dampak positifnya bagi masyarakat.

” Perusahaan ini telah melakukan kajian dampak, baik positif maupun negatif, tetapi disini dia tidak terlalu melihat dengan adanya dampak negatif tetapi malah dampak positifnya yang lebih banyak,” kata Saiman.

“Seperti adanya Corporate Social Responsibility (CSR), kemudian perbaikan jalan yang akan digunaka, pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan bahkan jika ada kegiatan di setiap desa PT Asmindo siap berkontribusi untuk membantu pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga -->  Jelang Pemilihan Ketum Kadin, LaNyalla: Ketua Terpilih Harus Bawa Kemajuan Dunia Industri-Perdagangan

Diungkapkan Saiman, bahwa PT Asmindo ini perlu diapresiasi karna pihak perusahaan  telah beritikad baik untuk sosialisasi disetiap kecamatan yang akan dilewatinya.

“Jika PT Asmindo tidak melaksanakan tugas dan tanngung jawabnya sebagai pengguna jalan umum yang akan di pake houling maka saya orang pertama yang akan menyampaikan terkait janji yang belum ditunaikan,” tegasnya.

Terpisah, Basran salah satu Humas PT Asmindo, mengaku bahwa pihak perusahaan akan terlebih dahulu mengurus syarat – syarat yang telah diberikan oleh instansi terkait seperti pembangunan jembatan timbang ,perbaikan jalan yang  rusak, serta perbaikan jembatan dan deuker dan melaksanakan penyiraman setiap pagi dan sore hari.

Baca juga -->  Pekerjaan Ruas Peningkatan Kepasitas Struktur Jalan Wonua Sangia dan Sabulakoa Dinilai Gagal Konstruksi: Diduga Ada Indikasi Korupsi.

“Jika hal ini tidak dilaksanakan maka pihak PT Asmindo  tidak akan berani mengambil resiko untuk mengunakan jalan umum,” pungkas Basran, saat dikonfirmasi melalui whatsApp nya.

Laporan : Johan.

WARTAWAN