News  

Kades di Konsel Diduga Silet Dana BLT DD Tahun 2020.

Redaksi LFnews

 

KONSEL, LIVEFAKTANEWS.CO.ID – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Labotaone Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan (KONSEL) Propinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) diduga tidak tepat sasaran.

Salah seorang warga desa Labotaone yang enggan disebut namanya, mengaku oknum kepala desa diduga memanfaatkan dana BLT tahun anggaran 2020 untuk kepentingan pribadinya.

” Selain tidak tepat sasaran, penyalurannya juga terkesan dibeda-bedakan,” ungkapnya melalui sambungan seluler, Kamis (01/04/2021)

Menurutnya, tindakan dan keputusan yang dilakukan oleh Kades hanya mementingkan kepentingan pribadinya tanpa memikirkan masyarakat.

Baca juga -->  Kapolri: Jangan Anti-Kritik, Lakukan Introspeksi untuk Jadi Lebih Baik

” Jelas kami dibuat geram tindakan kades labotaone yang hanya memikirkan kepentingan pribadinya,” kesalnya.

Diterangkan, bahwa beberapa warga penerima BLT hingga saat ini belum menerima full bantuan tersebut dari Pemerintah Desa setempat, dan parahnya lagi ada salah satu warga yang sudah Lansia tidak pernah tersentuh oleh pemdes setempat apalagi menerima BLT semenjak adanya Virus Corona ini, sementara orang tua tersebut menggalami lumpuh dan tidak bisa lagi beraktifitas.

Baca juga -->  Kisah Pilu Nasabah Korban Jiwasraya

“Penyaluran BLT tersebut tidak merata, ada yang menerima 3 Bulan adapula yang terima 5 Bulan,”terangnya.

Atas kondisi itu,masyarakat desa Labotaone melaporkan kejanggalan penyaluran BLT ke Mapolda Sultra pada tanggal 11 Pebruari Tahun 2021. Tetapi sampai saat ini juga belum ada tindak lanjut ataupun kejelasan dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

“Saya berharap kepada penegak hukum, agar sekiranya benar – benar menegakan keadilan apalagi ini menyangkut masyarakat tidak mampu yang terindikasi haknya dikebiri oleh Kades Labotaone,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak Kepala Desa Labotaone.

Baca juga -->  Kasi Intelejen Kajari Lebak Laporkan Wartawan, Wilson Lalengke: Tak Paham Hukum Mending Dicopot Jabatannya

Laporan : Yusdar

WARTAWAN