Kades Larompana Menyalurkan BLT DD Sesuai Petunjuk Juknis  64 KK Tersentu.

Redaksi LiveFaktaNews.Co.Id

KONUT –  Pemerintah RI mengupayakan berbagai tindakan untuk memutus rantai penyebaran virus corona/ covid 19, di antara nya pembatasan aktivitas, serta selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan , yang bertujuan agar kita semua terhindar dari penyebaran virus tersebut.

Pemerintah memberikan bantuan berupa BLT-DD di anggarkan melalui dana desa (dd) bagi masyarakat yang terdampak sesuai keriteria petunjuk UU no 6 tahun 2020.

banner 728x250

Desa Laronpana, kecamatan Wiwirano, kabupaten Konawe utara, (SULTRA)  memberikan (BLT)-dd dan di data sesuai keriteria petunjuk juknis bagi warga masyarakat penerima bantuan langsung tunai.

Adapun masyarakat desa laronpana berjumlah 64 kepala keluarga (kk)

Kepala desa laronpana  Nurul Hidayat Simanta, S.si, menyelaskan, penerima bantuan langsung tunai (blt-dd) awal nya sempat terjadi tumpang tindih dengan data penerima bantuan sosial tunai (BST) yang di terima melalui kantor pos, tetapi saya sudah keluarkan nama yang dobel untuk tidak menerima di bantuan BLT-DD,”Jelas nya

Baca juga -->  Terbilang Desa Baru, Kades Watuwula Konut Ratakan Pembangunan

” Penerima bantuan langsung tunai BLT-DD sebanyak 42 kk kepala keluarga, data tersebut semua masyarakat yang terdampak  yang masuk kategori layak menerima sesuai aturan dan keriteria sebagai calon penerima bantuan blt-dd

Nurul Hidayat, saat di temui beberapa crew media, mengatakan” masyarakat penerima BLT DD sebanyak 42 KK, benar – benar tidak pernah tersentuh bantuan PKH, BST, serta bantuan sosial lainnya kami data sesuai aturan agar tidak terjadi data penerima ganda, semua sudah tepat sasaran ,”Imbuhnya Saptu 18/09/2020)

Baca juga -->  3 Tahun Setelah Pemekaran, Desa Molore Pantai Konut Percepat Pembangunan.

“Sehingga dari data penerima PKH, BST, BLT-DD, hampir semua warga desa laronpana tersentuh oleh bantuan tersebut, sisa beberapa saja warga yang tidak menerima di antaranya, pegawai ASN, karyawan swasta, BUMN serta aparat desa.

Sambung kades laronpana Nurul Hidayat, adapun bangunan berupa fisik, sesuai hasil rapat musyawarah kami, bersama seluruh warga masyarakat desa laronpana,  di antara lain lampu jalan serta rumah tidak layak huni.”

Tetapi yang saya baru terealisasikan yaitu rumah tidak layak huni, semua masyarakat saya berikan bantuan, tergantung kebutuhan rumah yang sudah tidak layak atau rusak kami gantikan, seperti dinding papan, atap seng, lantai nya.
Alhamdulilah semua masyarakat saya sentuh dengan bantuan tersebut, semua  merata sesuai kerusakan rumah mereka,
Sehingga mencapai menelan anggaran 400. 000.000 (empat ratus juta)

Baca juga -->  Bikin Haru, Siswa Yang Lulus di Tahun 2020 Tak Bisa Rasakan Momen

“Serta pembelian pipa jaring air,  yang rusak akibat bencana banjir Juga pengadaan stanting seperti timbangan bayi, pembelian susu buat bayi dan anak anak.”Tutup dia

Laporan : Andi
Editor      Iswan safar

WARTAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *