Kepsek Sman 16 Bombana Ganti Belajar Daring Menjadi Sistem Tugas

Redaksi LiveFaktaNews.Co.Id

BOMBANA – Di terapkannya sistem pembelajaran Daring sangat di perlukan oleh orang tua siswa, agar bisa dapat mencegah atau memutus mata rantai Covid-19. Hal ini pula masih di terapkan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Sman 16 Bombana. Namun, selang beberapa lama sistem belajar online di hentikan akibat keluhan paket data oleh beberapa siswa.

Baca juga -->  Kasus Penyekapan Anak Yatim di Kendari Akhirnya Ditetapkan Jadi Tersangka

Malin (Kepsek) menuturkan, kegiatan pembelajaran yang dilakukan ditengah pandemik pada awalnya ialah sistem Daring (online), tetapi tak lama kemudian orang tua siswa mengeluhkan perihal pembelian paket data.

banner 728x250

” Setelah kami menerima keluhan itu, kami lanjutkan ke musyawarah. Disitupula kita tetapkan pembelajaran online dihentikan menjadi sistem tugas,” tutur Malin.

Disebutnya bahwa, regulasi yang di aplikasikan ialah dengan cara guru datang lalu menunggu dalam kelas, kemudian siswa datang mengambil tugas kemudian dikerjakan dirumah.

Baca juga -->  Dialog Hari Pahlawan di Koltim, Pemateri Ingatkan Kaum Wanita Jaga Nama Baik R.A Kartini

” Jadi kami tetap patuhi protokol kesehatan (pakai masker, jaga jarak, cuci tangan) pada saat siswa datang,” sebutnya.

Disisi lain ia berharap kedepan, agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi tidak membedakan antara sekolah perkotaan dan pedesaan.

” Agar sekolah ini bisa sejajar dengan sekolah perkotaan, dan Alhamdulillah sekolah Kami sejak 2016 dibangun selalu mendapatkan bantuan dan perhatian dari Dinas terkait,” ucap dia.

Baca juga -->  Catat, BBM Jenis Premium di Jawa dan Bali Bakal Hilang 2021

Sebagaimana di ketahui, Sman 16 Bombana memiliki 2 Asn dengan jumlah siswa 30.

Penulis : Uci
Editor : Muh. Alpri

WARTAWAN