Menggelar Aksi Dikantor Bupati Konsel, Pemuda Aktivis dan Ormas Mengutuk Keras Dana PEN Segera Dihentikan.

Redaksi LFnews

KONSEL- Sejumlah massa aksi yang tergabung dari beberapa elemen, terdiri dari Aktivis Pemuda-pemudi terbaik Konsel, Ormas Tamalaki”, Ormas Ta’awu, Ormas Lira, Mahasiswa beserta Masyarakat Konawe Selatan (KONSEL). Melaksanakan Unras didepan Kantor Bupati.

Massa aksi yang turun ke Jalan, hingga mendatanggi Kantor Bupati Konawe Selatan, guna menyuarakan aspirasi sekaligus mewakili Masyarakat Konsel untuk meluruskan apa yang menjadi perbincangan ataupun kesalah pahaman yang terjadi saat ini.

banner 728x250

Aksi tersebut semata-mata menepis isu, maupun opini publik yang coba dibangun oleh Pemda Konsel untuk mengadu domba Masyarakat Konsel pada umumnya.

Adapun isu tersebut, yaitu adanya konsfirasi kerja sama antara massa Penolakan Pinjaman Dana PEN dan DPRD Konsel untuk membatalkan Dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dimana’ Dana tersebut diperuntukan untuk membangun infrastruktur maupun fasilitas umum lainya.

Seperti yang disampaikan Tungga Jaya selaku penanggung jawab aksi (JENDRAL LAPANGAN). Saat membuka orasinya di depan Kantor Bupati, Rabu (29/09/2021).

Ia mengatakan’ gerakan yang dibangun Hari ini merupakan gerakan murni dari Hati nurani kami tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun. Apalagi kalau ada tendensius yang menyatakan gerakan yang kami bangun ini, (gerakan bayaran) itu tidak benar (HOAX), Ungkapnya.

Baca juga -->  Penyidik Berbohong di Persidangan dan Ditemukan Tanda Tangan Palsu di Berkas Sumpah, Saatnya Hakim Buktikan Ucapannya

Apalagi isu yang berkembang bahwa’ gerakan yang kami bangun beberapa Hari yang lalu, menolak kebijakann Pemerintah untuk kemajuan Kabupaten Konawe Selatan yang sama-sama kita cintai ini, sekali lagi’ Ia tegaskan itu tidak benar.

Tungga Jaya tidak lupa mengingatkan pada massa aksi agar tetap satu komando demi terciptanya aksi damai, bersih tanpa mencederai Marwah dalam menyampaikan pendapat di Muka Umum, apabila dalam gerakan yang kami bangun Hari ini, ada Oknum-oknum tertentu yang mencoba masuk menyusupi ataupun merusak pergerakan kami, maka’ Saya selaku Jendral Lapangan tidak bertanggung jawab dan akan segera meminta kepada pihak ke Polisian dalam hal ini Polres Konsel untuk menangkap Oknum tersebut, Ucapnya.

Ditempat yang sama Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Konsel. Ilman S,si S,H. saat orasi.

Ilman menyampaikan’ aksi hari ini merupakan bentuk kekecewaan kepada Pemda Konsel atau Bupati H. Surunuddin yang kami’ duga kuat mencoba membenturkan antara sesama Warga Konsel yang tidak tahu menahu terkait penggunaan Dana PEN.

Baca juga -->  Amerika Berikan Pengakuan Kedaulatan Maroko Atas Wilayah Sahara Barat.

Sehingga aksi Hari ini adalah bentuk Mosi tidak percaya lagi terhadap kepemimpinan H. Surunuddin Sangga, dimana rencana peminjaman Dana PEN ini terkesan dipaksakan. Tanpa melihat situasi keuangan Konsel yang kondisinya sangat buruk.

Lanjut Ilman, adapun Hadirnya Teman-teman dari Ormas Tamalaki, Ta’awu, Ormas Lira. Bukan berarti mereka mau adu jotos seperti aksi yang sudah terjadi kemarin, tetapi tidak lain tidak bukan mereka juga adalah bagian Putra-putri terbaik Konsel yang prihatin dengan sistem roda Pemerintahan Pemda Konsel yang tidak jelas.

Untuk itu selaku Bupati Lira, mewakili elemen yang turut hadir pada aksi ini serta masyarakat Konsel, menolak keras rencana Pemda Konsel untuk melakukan peminjaman Dana yang tidak ditahu peruntukannya.

“Pasalnya, utang yang Tahun lalu saja kurang lebih Rp. 22 miliar belum dilunasi oleh Pemda Konsel, ini kan aneh bin ajaib kalau Hari ini Pemda mau utang lagi atau bahasa trennya Konsel mau digadaikan lagi, Tutupnya

Dikesempatan yang sama, turut hadir Kapolres Konsel AKBP. Erwin Pratomo S.IK memantau jalannya aksi.

AKBP. Erwin Pratomo mengatakan’ sangat apresiasi kepada semua elemen yang hadir menyuarakan aspirasi masyarakat, berjalan sangat baik.

Baca juga -->  Ketua DPD RI Dukung Kapolri Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal

Kapolres juga membeberkan perihal perkembangan kasus, oknum Kades dan Masyarakat yang tertangkap tangan membawa Senjata Tajam (SAJAM). Dengan bukti lainya berupa Bom Ikan (BOM MOLOTOV). Tetap ia usut tuntas tanpa memandang dari unsur kalangan apa, Tegasnya

Untuk itu beri Saya kesempatan dan waktu, agar kasus ini dapat terungkap siapa dalang ataupun aktor utamanya sehingga terjadi pengerusakan Kantor DPRD Konsel sampai Barang Bukti yang diamankan kemarin, Tutupnya

Laporan: Tim

WARTAWAN