Miris, Hanya Gunakan Tangan dan Gesekan Sepatu Aspalnya Sudah Terbuka, Humas DPD Sultra JPKP Nasional Manton : Dimana Pengawasan Pemerintah Terkait ?

Redaksi LFnews

 

Sultra – Kendari – Miris, Proyek jalan lingkar nasional yang menelan anggaran puluhan milyaran diduga kurang pengawasan sehingga akan berdampak pada kualitas pekerjaan.

Ironisnya, pekerjaan aspal jalan lingkar nasional di Nanga – Nanga (Andonohu), Kota Kendari Sulawesi Tenggara hanya menggunakan tangan dan gesekan sepatu kemudian aspal tersebut terbuka dan terhambur seakan tanpa rekatan sedikit pun dari aspal tersebut.

“Kami sangat menyayangkan pekerjaan aspal tersebut, hanya dengan menggunakan tangan dan gesekan sepatu sudah terbuka bahkan terhambur. Sementara Anggaran proyek tersebut puluhan milyaran. Kan aneh, ada apa ini ?” Beber Manton

Baca juga -->  *BANK SULUTGO & PN MANADO di Pusaran Kriminalisasi Ibu Bhayangkari

Manton selaku Humas Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) ia menyampaikan langsung melalui via ponsel WhatsApp nya. Minggu, 10/10/2021.

Proyek pengaspalan tersebut adalah proyek Multi Years dari tahun 2021 hingga 2022 (Pekerjaan yang sementara berjalan) diduga dikerjakan oleh PT. Usaha Subur Sejahtera selaku pihak kontraktor pemenang tender atas lelang proyek tersebut.

Diketahui, Proyek jalan lingkar nasional tersebut bersumber dari Balai Jalan Nasional Wilayah II (Bina Marga) Sulawesi Tenggara dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 69.273.431.000 Tahun 2021-2022.

Baca juga -->  Dana Desa || LSM BARAK, Arjono Bakal Laporkan Pengadaan Sapi Desa Polua Kecamatan Sampara

“Berdasarkan hasil investigasi team Cuality Control dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Nasional Sulawesi Tenggara telah menemukan aspal yang diduga tidak sesuai. Sebab aspal tersebut mudah terbuka hanya dengan gesekan kaki ataupun tangan,” Ucap Manton

Oleh karena itu, Manton Humas DPD Sultra JPKPN meminta kepada pihak pemerintah yang berwenang agar melakukan pengawasan sesuai dengan apa yang sudah diamanahkan.

“Kami berharap agar proyek tersebut di hentikan untuk sementara. Jika tidak maka aspal tersebut yang kami duga tidak sesuai agar digulung kembali dan segera diperbaiki dan dilakukan pengaspalan ulang,” Tutup Manton

Baca juga -->  Sidang Ke-9 Kasus Papan Bunga, Saksi Verbalisan Sebut Salah Ketik, Hakim Terlihat Santuy

WARTAWAN