Pemdes Tikonu Kembali Salurkan BLT Tahap II

Kolaka, faktapemberitakorupsi.com
Pemerintah desa (Pemdes) Tikonu, kecamatan Wundulako kembali menyalurkan program Bantuan Langusng Tunai (BLT) tahap kedua yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 600 ribu secara tunai. Sebanyak 80 kepala keluarga yang terdampak pandemik Covid-19 mendapatkan bantuan tersebut. Penyaluran bantuan tersebut digelar diaula kantor desa Tikonu dengan memperhatikan sosial distenting, yang dihadiri Babinsa Tikonu Pelda Mustafa Rasyid dan Bhabinkantibmas Tikonu Brigadir Heryanto, Jumat (29/5).

Kepala desa (Kades) Tikonu Indrawan Abbas, S. Kom, ME mengatakan, penyaluran BLT tahap dua untuk bulan Mei diberikan secara tunai kepada penerima sama seperti penyaluran sebelumnya. Yang mana tujuan utama diberikannya dana BLT tersebut untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari selama sebulan, bukan digunakan untuk belanja barang seperti baju, kursi atau pembayaran cicilan. Apalagi penyaluran bantuan ini langsung dipantau oleh bapak presiden dan beberapa lembaga terkait sehingga penyalurannya harus tepat sasaran dan digunakan sesuai kebutuhan.

banner 728x250
Baca juga -->  Babinsa Koramil Wundulako Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Jalan Desa di Hakatotobu

“Allhamndulilah hari ini kami kembali menyalurkan dana BLT dana desa. Mudah-mudahan dana ini digunakan sebagai mana mestinya untuk kebutuhan sehari-hari selama sebulan, karena tujuan bapak Jokowi mengadakan program BLT untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditengah pandemik Covid-19,” katanya.

Indra sapaan akrabnya, juga mengingatkan kepada para penerima bantuan agar tidak memberikan komentar baik dimedia sosial maupun dilingkungannya terkait belum diberikannya bantuan. Jika dilakukan maka akan berhadapan dengan hukum.

Baca juga -->  KPU Koltim Resmi Membuka Pendaftaran PPK,Hasil Tes Penentu Kelulusan Bukan Berdasarkan Lobi Lobi

“Ini yang kita tidak inginkan ada masyarakat yang sudah dikasi bantuan tapi masih saja mengeluh. Jangan sampai ada yang sudah dikasi bantuan tapi masih saja berkoar-koar minta bantuan maka kita akan laporkan kepihak berwajib. Jadi itu yang kita tidak harapkan dan jika ada yang melakukan seperti itu kita bisa pidanakan,” tegasnya.

Selaku pemerintah kata dia, pihaknya selalu memperhatikan semua masyarakat dimasa yang sulit akibat pandemik Covid-19 agar bisa mendapatkan bantuan.

“Jadi jangan mengira siapa yang dapat dekat dengan api ini yang harus dipahami oleh masyarakat jangan asal mengucapkan kata-kata yang kurang baik bagi pemerintah, karena semuanya dapat bantuan tanpa ada yang dibeda-bedakan. Jadi jika ada hal-hal yang ingin disampaikan tolong langsung disampaikan kepeda kami jangan asal ngomong diluar,” tutupnya. (Eno)

Baca juga -->  Komisi III DPRD Kolaka Timur Terima Audiensi Awak Media

WARTAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *