Penanganan Kasus Korupsi di Konawe, IPPMIK: Mandek, KPK RI Kembali Diminta Usut Tuntas

Redaksi LFnews

 

JAKARTA – Kasus Korupsi di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) Kembali menuai sorotan dari Ikatan Pemuda Pelajaran Mahasiswa Konawe – Jakarta (IPPMIK JAKARTA).

banner 728x250

Salah satu cita-cita negara yang sulit untuk dipecahkan adalah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan salah satunya yang paling mendasar adalah tindak pidana korupsi

Sementara yang dikatakan.arnol Ibnu Rasyid pada media ini mengatakan beberapa tahun yang lalu, korupsi yang terjadi di kabupaten Konawe yang kami duga kuat melibatkan beberapa instansi pemerintahan bahwakan Bupati Konawe itu sendiri belum terselesaikan,” Ungkap Arnol Ibnu Rasyid Ketua Umum,Senin, 21/6/2022.

“Lanjut Arnol, mengatakan pada tahun 2020 Kasus dugaan korupsi desa fiktif yang diduga melibatkan bupati konawe telah dilaporkan ke KPK RI dan sampai hari ini belum juga mendapatkan perhatian ataupun pemanggilan secara resmi untuk dimintai keterangan serta pertanggung jawaban Jelas di atur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi,” tendas Arnol.

Baca juga -->  Karyawan VDNI Asal Konsel, Alami Kecelakaan Hingga Tewas

Sementara itu Pada tahun 2021 Kasus korupsi yang melibatkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe sebesar Rp. 5 Miliyar, Yang kami duga, juga melibatkan Bupati Konawe sebagai mana hasil audit BPK belum juga mendapatkan perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan sampai hari ini belum ada kepastian hukum yang ditunjukkan.

Saya menegaskan akan kembali mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di kabupaten Konawe, apa lagi menjelang pilkada serentak 2024 Konawe harus bersih dari KKN,Selain itu IPPMIK JAKARTA juga baru menemukan bahwa ada salah satu pengadaan kapal ikan di Kabupaten Konawe yang diduga kuat ada indikasi korupsi serta Informasi yang saya himpun saat ini telah dalam pemeriksaan Kejari Konawe,”tutur Arnol.

Baca juga -->  Secara Bertahap, Pembangunan Sarana Fisik Di Smpn 41 Konsel Terealisasikan.

“dalam penanganan Kasus korupsi di Konawe harus betul-betul dilakukan dan diselidiki, agar Supremasi hukum bisa ditegakkan, dan kami juga akan segera mendesak KPK RI dan Kejagung RI agar segera membentuk tim untuk mengusut tuntas segala bentuk tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe,” Tutup Arnol.

Laporan : Aksan Tabangge

WARTAWAN