oleh

PPWI Ancam DPRD dan Diskominfo Sultra Akan Kembali Gelar Demo Besar-besaran

KENDARI, Livefaktanews.co.id – Kasus dugaan pelecehan karya tulis salah satu journalist yang bernaung dilembaga Dewan Perwakilan Daerah (DPD),Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga saat ini belum mendapat respon, baik itu dari DPRD Provinsi, Maupun Diskominfo dan Dinas Cipta Karya.

Padahal, pada agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pekan lalu oleh Komisi I DPRD Provinsi Sultra. ketua Komisi I DPRD Provinsi Sultra Bustam, berjanji pekan ini, Rabu 24 Februari 2021 akan mengundang kembali Kadis Kominfo dan Cipta Karya untuk menggelar RDP, Namun RDP itu tidak kunjung dilaksanakan.

Baca juga -->  Andi Tenri Resmi Dilantik Gubernur Jadi PJ Bupati Konsel.

Belum adanya kejelasan RDP itu, Ketua DPD PPWI Sultra La Songo, ancam DPRD Provinsi Sultra dan Diskominfo bakal kembali melakukan unjuk rasa dengan menurunkan massa aksi lebih banyak lagi.

” DPRD Provinsi Sultra sampai saat ini belum menggelar lanjutan RDP untuk memanggil Kadis Kominfo dan Cipta Karya,” ujar La Sango, Sabtu. (27/02/2021).

Baca juga -->  Anggotanya Jadi Korban, PPWI Akan Kawal Gugatan Para Nasabah Asuransi Jiwasraya [1]

La Songo, menilai DPRD Provinsi Sultra tidak profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga Institusi Perwakilan Masyarakat. Namun, tambahnya dia (La Songo_red) tidak akan tinggal diam.

” Hari ini kami tidak menganggap lagi DPRD Provinsi Sultra sebagai lembaga institusi perwakilan Masyarakat. Kami nilai DPRD terkesan slow respon dalam menangani aduan kami,” kesalnya.

Baca juga -->  DPD PPWI Sultra Nilai, Kadis Kominfo dan Cipta Karya Tidak Kooperatif

Laporan : Tim redaksi

WARTAWAN