News  

Rapat Luar Biasa, Pengurus DPD PPWI Sultra Usulkan Pemecatan dan Penggantian Pengurus

Redaksi LFnews

 

Sulawesi Tenggara – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Sulawesi Tenggara menggelar rapat musyawarah kerja luar biasa terkait pengusulan pemecatan dan penggantian sejumlah pengurus yang sudah tidak aktif, selain itu adanya oknum pengurus yang dianggap merusak citra dan cenderung diduga penggunakan wadah organisasi profesi wartawan ini untuk kepentingan pribadinya.

Rapat musyawarah luar biasa itu dipimpin langsung Ketua DPD PPWI Sultra, La Songo diikuti 19 unsur pengurus dan DPC PPWI Kabupaten dan Kota yang berlangsung di Cofee Story Kota Kendari, Rabu (10/8/2022).

Baca juga -->  Irjenpol Agung Makbul Pantau Progres Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang

Merujuk AD/ART PPWI terdapat tiga point penting yang menjadi topik bahasan pada rapat kerja musyarah luar biasa ini, pertama usulan pemecatan Sekretaris DPD PPWI, Agussalim. Kedua, penyegaran dan penggantian pengurus yang tidak aktif sejak satu tahun terakhir, serta yang ketiga, pengusulan dan penggantian pengurus dan anggota Dewan Penasehat DPD PPWI Sultra”, jelas La Songo.

“yang disepakati bersama saat memimpin rapat musyawarah ini.
Menurutnya, hasil musyawarah ini dituangkan dalam berita acara yang segera dikirimkan ke Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI) di Jakarta untuk diterbitkan Surat Keputusan Susunan Pengurus DPD PPWI Sulawesi Tenggara yang baru, tuturnya.

Baca juga -->  Ketum PPWI Wilson Lalengke Jalani Vaksinasi Tahap Pertama di Gedung DPD-RI

Kita juga sudah mempersiapkan penggantinya yang baru dari unsur pengurus untuk menempati jabatan sekretaris DPD PPWI. Begitu juga dengan keanggotaan di dewan penasehat, kita lakukan usulan penggantiannya juga,” ucap La Songo.

Tentunya, dengan diterimanya SK Pengurus DPD PPWI Sultra yang baru akan memacu optimalisasi program kerja yang sejak awal ditetapkan hingga masa periode 2025 mendatang.

“Penyegaran organisasi DPD PPWI Sultra ini sangat penting, terutama untuk menuntaskan program kerja strategis, sehingga kita tidak akan mentolelir kalau ada oknum pengurus yang mau bermain, apalagi untuk kepentingannya yang membawa dan mengatasnamakan PPWI Sulawesi Tenggara,” tegas La Songo. (*)

Baca juga -->  Buntut Tambang Ilegal di Nilai Kebal Hukum di Desa Oko-Oko Kecamatan Pomalaa, Garda Muda Anoa Sultra Ancam Bakal Demo

WARTAWAN