oleh

Salut ! SDN 5 Andowia Konut Lebih Awal Selesaikan Bangunan Ditimbang Sekolah Lain

KONUT – Dikucurkannya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan Sekolah SDN 5 Andowia, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara (Konut) untuk itu, Martina S.Pd selaku Kepala Sekolah langsung cekat dalam melakukan pembangunan.

Demi kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar, tiga ruang kelas siswa telah di lakukan perehapan (Rehabilitasi), yang kemudian juga ruang guru dan perpustakaan.

Papan Informasi Pembangunan Sekolah (Foto:Andi/FPK.Com)

” Itu sejak bulan 8 pembangunannya di mulai pak, dan anggarannya UKS itu Rp. 71 jt dan ruang guru mencapai Rp. 100 jt, ” Jelas Martina saat di temui di ruangannya (16/10).

Baca juga -->  Kades Larompana Menyalurkan BLT DD Sesuai Petunjuk Juknis  64 KK Tersentu.

Dan perlu diketahui dari sekian banyaknya sekolah di Konawe Utara yang lebih tercepat dalam melakukan pembangunan ialah SDN 5 Andowia mencapai 95%. Dan patut di Apresiasi dan di contohi oleh beberapa sekolah lainnya.

Pembangunan Yang Telah Mencapai 95% Yang Perlu di Apresiasi (Foto:Andi/FPK.Com)

” Pembangunan ruang guru dan ruang UKS juga perpus itu sudah selesai dan bahkan sudah di gunakan untuk sementara waktu sambil menunggu pemasangan pintu dan jendela, ” ujarnya.

Terkait hal itu, ia berharap selalu di beri kepercayaan, agar berupaya besar dalam memaksimalkan apa yang telah berikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konut Lapeha S.Pd. MSI, yang telah memberikan kucuran dana kepada SDN 5 Andowia.

Baca juga -->  3 Tahun Setelah Pemekaran, Desa Molore Pantai Konut Percepat Pembangunan.
Kadis Dikbud Konut Lapeha S.Pd. MSI

” Saya sangat apresiasi kepada Bapak Lapeha selaku Dikbud Konut atas diberikannya bantuan ini, saya ucapkan berterima kasih besar, ” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Martina juga mengingatkan kepada siswanya agar jangan malas-malasan belajar dirumah berhubung sistem pembelajaran yang diterapkan tidak seperti biasanya, karena berhubung masa pandemik Covid-19 masih mewabah.

” Dengan anak-anak didik saya jangan ada perbedaan dapatkan ilmu dari guru yang lalu dan sekarang, semuanya sama. Hanya karena pandemik janganlah kita menyalahi pembelajaran,” katanya.

Baca juga -->  PEMDES LAMBUDONI REALISASIKAN DANA DESA MEMBANGUN BALAI PERTEMUAN RAKYAT.

Atas alasan itu di terapkanlah sistem shift, sehingga kelas tinggi mendapatkan bagian Senin, Rabu dan jum’at dengan awal masuk Pukul 08.00 s/d 11.00.

Tak lupa juga, Martina menghimbau kepada orang tua siswa, siswa maupun wali kelas selalu mematuhi protokol kesehatan.

” Jangan lupa pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan yang lebih pentingnya lagi ialah sebelum berpergian cek suhu tubuh terlebih dahulu, ” himbaunya.

Laporan : Andi
Editor : Alpri

WARTAWAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.