oleh

Terkait Peningkatan JUT ,Kades Hakambololi Siapa lagi yang Melapor?

Koltim,faktapemberitakorupsi.com.Terkait Jalan Usaha Tani (JUT) yang telah dikerjakan Pemerintah Desa (pemdes) Hakambololi tahun 2019, setelah dikerjakan malah semakin parah dan sulit di lintasi,selain kondisi jalan yang rusak, terdapat palang besi di pintu masuk jalan usaha tani Desa Hakambololi,kecamatan Poli-Polia kabupaten Kolaka Timur,provinsi Sulawesi Tenggara.

” Sebelum JUT tersebut dikerjakan,kondisinya lebih bagus,jika dibandingkan setelah dilakukan pekerjaan,sehingga sulit di lintasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat,setelah di palang besi saja jalan itu rusak juga, apalagi kalau tidak di palang,”keluh warga

Baca juga -->  Kodim 1412 Kolaka Berbagi Takjil dan Sembako Saat buka puasa dan Sahur.

Kepala Desa Hakambololi Tappa saat di temui awak media di kediamannya Sabtu (13/6), Ia tidak berada di rumahnya

Pak Desanya ada? tanya Awak Media.” Pak Desa tidak ada di rumah,baru saja keluar,” jawab salah seorang yang berada dirumah Kades Hakambololi itu

peningkatan JUT Desa Hakambololi tahun 2019,palang besi yang nampak kelihatan di pintu masuk JUT (Foto-SC)

Selanjutnya, dikonfirmasi via telpon selulernya Kades Hakambololi berdalih bahwa kondisi jalan yang rusak dan di palang besi itu,disebabkan oleh musim hujan

Baca juga -->  Ini Pesan Pasien Sembuh Dari Covid-19 Asal Koltim

” Jalan yang telah di palang besi akibat musim hujan,makanya di lakukan Pemalangan,”ucapnya

Setelah itu,” Saat Masi dikonfirmasi via telpon,Kades Hakambololi langsung bertanya siapa lagi yang melapor?kemudian tanpa basa basi langsung mematikan hendponnya.

Diketahui pekerjaan Peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Hakambololi di kerjakan tahun 2019, Volume 1.500 M, total anggaran Rp 263.815.000 lokasi Dusun I.

Baca juga -->  Pemdes Tongandiu Tuntaskan Penyaluran BLT DD Tahap III

Setelah dilakukan penelusuran oleh awak Media,terlihat kondisi jalan ketika memasuki palang kondisinya masi bagus,tetapi setelah kita melewati palang tersebut kondisi jalan di beberapa titik rusak parah dan ber gelombang.

” Selain itu, palang besi disinyalir sudah lama terpasang di pintu masuk jalan itu, bukan saja disaat musim hujan.”

(Tim Redaksi)

WARTAWAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.