oleh

Wakil Bupati Konut Bersama Rombongan Lakukan Kunjungan Kerja di Desa Mandiodo dan Desa Tapuemea

 

Konawe Utara – Wakil Bupati Konawe Utara dan DPRD bersama rombongan lainnya lakukan kunjungan kerja di 2 (Dua) Desa, yaitu Desa Mandiodo dan Desa Tapuemea. Hal itu dilakukan atas laporan sebelum terjadi menimpah musibah pada warga.

Rombongan tersebut adalah anggota DPRD, BNPB, Camat, Desa, Babinsa, serta emua stake Holder bahkan ada beberapa SKPD ikut serta turun lapangan. Minggu (30/05/2021).

Menurut wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera mengatakan, tujuan kami ini dari pemerintah daerah langsung ke lapangan ini diluar dugaan, oleh sebab itu kami pemerintah daerah untuk turun langsung mengecek dilapangan kejadian ini supaya tidak ada lagi kami dapatkan informasi dari pihak lain, sehingga kita mengecek langsung supaya data ini real.

“Setelah kita melihat dilapangan, kondisi di 2 titik kami tinjau bahwa abrasi pantai di Desa Muara Tinobu yang dimiliki disana dan terkait kerugian apa yang disampaikan oleh Ir. Sapri hampir 50 miliyar, dan ini juga harus diselamatkan,”tutur H. Abuhaera.

Selain itu, H. Abuhaera juga menyampaikan, tujuan kami turun langsung adalah untuk mengambil langkah – langkah apa saja yang harus di tempuh untuk menyelamatkan bangunan tersebut. Setelah tinjauan itu dilakukan bersama rombongan baik dari Camat dan BNPB. Tak hanya itu peninjauan itu juga lakukan di Desa Mandiodo, kemudian pihak rombongan tersebut melihat banyak rumah – rumah yang hampir roboh yang diakibatkan oleh gelombang yang begitu tinggi. pada hari Jumat yang lalu (28/05/2021.

Baca juga -->  Fisik Hingga Pemberdayaan Ternilai Sukses di Desa Mataiwoi Konut

“Inilah tujuan kami datang melihat langsung dan langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan supaya pada akhirnya nanti jangan hanya setiap ada gelombang lain akan begitu terus. Dan tentunya kami pemerintah daerah ada langkah – langkah yang akan kami tempuh supaya kejadian ini tidak terjadi terus menerus, oleh sebab itu, kepala Desa Mandiodo saya sudah disampaikan bahwa segera kita akan menimbun dan membuat turap, dan kemudian kita timbun menggunakan batu. Langkah seperti ini ya bukan untuk menyelesaikan secara keseluruhan tetapi sudah pelan-pelan kita akan mengurangi kejadian ini,” Ucapnya.

Lanjut H. Abuhaera, selain itu juga kami turun langsung kelapangan untuk melihat kondisi abrasi pantai apa yang harus ia bantu dalam waktu yang sesingkat ini untuk menanggulangi daripada yang di inginkan oleh masyarakat, dan utamanya adalah seperti kebutuhan – kebutuhan sembako untuk warga.

Baca juga -->  Tersalurnya Tahap 3, Kades Tongalino Konut Percepat Pembangunan

Hal senada, dijelaskan pada media ini, pihak DPRD Konawe Utara,ir Sapri, pertama saya ingin menyatakan, saya sebagai anggota DPR memberikan apresiasi terhadap pemerintahan konasara jilid 2, karena renponsifnya terhadap masyarakat apa yang terjadi hari ini tentang gelombang besar yang menyebabkan ada beberapa daerah yang terkena musibah pada warga. Setelah kami sudah melihat langsung kondisi dilapangan, ternyata ada program – program nyata mulai dari Desa. Dan anggota DPRD ini juga sudah mendengar rincian bahwa program yang ingin dicanangkan kurang lebih 900 meter ini.

“Luar biasa ditambah dengan pemerintah daerah. mudah-mudahan masyarakat kita kedepan bisa membaik, soal bencana tidak bisa kita hindari, tetapi minimal pemerintah daerah harus hadir disaat bencana ini terjadi dan fakta hari ini terwujud pihak eksekutif bersama wakil Bupati bersama perangkatnya turun langsung bersama-sama dan melihat apa yang terjadi,” Tandasnya.

Baca juga -->  Ditengah Pandemik, Kades Pasir Putih Konut Ratakan Pembangunan

lanjut, ditengah – tengah masyarakat, Sapri katakan bahwa, insyaallah kami di DPRD kedepan apa yang diusulkan tekait dengan persoalan tersebut, saya pikir tidak ada alasan untuk tidak membackup sepenuhnya. Dan seluruh Kabupaten Konawe Utara wajib turun memantau, tetapi ada beberapa percontohan yang kami sudah lihat, diantaranya Desa Muara Tinobu disana ada aset kita puluhan miliyar, yang anggarannya di perkirakan sekitar 30 sampai 50 miliyar.

Sehingga konsep yang dilontarkan oleh bapak wakil Bupati tadi sangat bagus dan akan membuat kebijakan – kebijakan, yang tentunya untuk segera pengambilan kebijakan dan penindakan seperti apa yang kita lihat bersama di Desa – Desa yang menjadi Desa percontohan. Alhamdulillah hampir seluruh mayoritas, ada beberapa Kecamatan di Konawe Utara diantaranya Lasolo, Lasolo Kepulauan, Molawe, Motui, Sawa,dan Lembo saya berfikir ini menjadi perhatian kita semua, terkhusus Eksekutif dan Legislatif. Ungkap, Ir. Sapril dari Fraksi partai Golkar,(30/5/2021).

Laporan : Tim

WARTAWAN