oleh

Warga Konsel Ditemukan Meninggal Gantung Diri

BAITO – YS, seorang pria berumur 28 tahun, warga desa Ahuangguluri Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ditemukan meninggal dunia oleh kakaknya.

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Fitrayadi menjelaskan mayat YS pertama kali ditemukan oleh MT yang tak lain adalah kakak YS.

“YS ditemukan oleh Kakaknya Sekitar pukul 14:00 wita, dalam posisi tergantung,” jelas Fitrayadi melalui rilisnya, Senin, 21 Desember 2020.

Dijelaskan, saat MT pulang dari kebun dengan membawa sebuah nangka yang tujuannya akan diberikan kepada korban, namun sesampainya dirumah korban tak ada diruang tamu.

Baca juga -->  Bawaslu Konsel Catat Delapan Perkara Tindak Pidana Pemilihan, Pada Pilkada 2020.

Ketika dicari disetiap kamar dan sudut rumah korban ditemukan tergantung dengan seutas tali nilon warna hijau di dalam kamar tidur yang sudah tidak terpakai.

” YS ditemukan disebuah kamar kosong, namun kamar tersebut memang sering digunakan oleh korban untuk duduk seorang diri,” terangnya.

Melihat kejadian itu, sambung Fitrayadi, MT kemudian menghubungi saudara perempuannya WI memberi kabar bahwa YS telah meninggal gantung diri. Dan selanjutnya MT melaporkan hal tersebut kepada Tetangga pemerintah setempat, dan kemudian pergi menjemput orang tuanya.

Baca juga -->  PK Golkar Angata Optimis Menangkan Paslon 'Suara' DiPilkada Konsel

“Hasil penyelidikan ditemukan keterangan bahwa bahwa Korban sebelumnya juga pernah mengalami gangguan kejiwaan dan sudah pernah ingin melakukan bunuh diri dengan cara meminum racun, kondisi kejiwaan korban juga dibenarkan oleh dokter pada puskesmas yang menjelaskan tentang kondisi kejiwaan korban tersebut,” ujarnya.

Setelah itu, tambah Fitrayadi korban kemudian dilakukan Visum Mayat. Dan
Berdasarkan keterangan Dokter yang melakukan pemeriksaan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban. Selain itu, keluarga korban menolak dilakukan Outopsi terhada korban dan malam ini juga akan dikuburkan.

Baca juga -->  Rapat Bamus Dan Evaluasi Bapemperda di Konsel Warnai Kericuhan

Laporan : Tim
Editor : Erlik

WARTAWAN