News  

Desa Watumokala Prioritaskan Penanganan Covid-19 di Tahun 2021

Redaksi LFnews

 

Konawe Selatan – Pemerintah Desa Watumokala prioritaskan dana Covid-19 untuk Kesejahteraan masyarakat Desa Watumokala, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebanyak 80 persen.

banner 728x250

Menurut Madan Silondae Kades Watumokala selain pengalokasian dan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), pihaknya juga sukseskan pembangunan Talud beserta timbunannya senilai Rp. 182.982.000 di tahap I (Pertama). Selain itu,ia juga membuat 7 unit Duicker Plat, walaupun baru 2 unit yang sudah selesai. Sedangkan yang lainnya masih dalam pekerjaan dengan jumlah anggaran senilai Rp. 124.103.000.

Dalam kesempatan itu, pada media ini pihaknya menjelaskan (22/05/2021), dan untuk pembangunan jalan belum keluar anggarannya yang dialokasikan pada anggaran tahap kedua. Sementara untuk pembangunan drainase dialokasikan pada tahap ketiga, walaupun RDSnya ini belum keluar anggarannya.

Dikatakan, Madan walaupun anggarannya belum keluar, namun pihaknya sudah mulai membuat Duicker Plat yang terbagi di beberapa didusun yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3.

Baca juga -->  Rakyat Aceh Ingin Sejahtera, Eks GAM: Elit Jangan Jualan Bendera Melulu

“Pembagian BLT baru 1 bulan karena dananya itu yang masuk di rekening baru 1 bulan dengan anggaran penanggulangan Covid-19 senilai Rp. 98,000,000. Dan untuk yang 8% itu kita sudah belanjakan galon 400, tempat cuci tangan, masker, sabun cuci tangan, handsanitizer,
penyomprotan dan tangki sebanyak 6 buah dan di salurkan pada masyarakat khususnya di Desa Watumokala,” Bebernya.

Dilanjutkan, Madan Silondae mendapatkan bantuan sebanyak 368 KK. Harapannya dimasa yang akan datang bahwa, untuk tahap keduanya yang 40% maupun 20% itu pihaknya sudah anggarkan dana BLT selama 1 tahun yang penerimanya sebanyak 30 orang.

Anggaran Rp. 98,000,000. Ini sudah 1 tahun nanti di pertanggung jawabkan pada tahap terakhir karena kita tidak tau ini suasana Covid 19. Dan untuk yang 8% bantuan dari pak Gubernur itu untuk 1 tahun untuk dalam 6 bulan ini.

“Konsep daripada ini Covid 19 ini, dalam uji coba untuk adaptasi baru kalau misalnya dalam 6 bulan ini Covid 19 sudah bebas maka itu kita masih siapkan dana talangannya 1% sampai dengan 10%. Untuk mengantisipasi ketika Covid 19 ini berlanjut terjadi misal warga disini terdampak dan itulah dana yang kita akan pake nanti diakhir tahun,” Ungkapnya.

Baca juga -->  Anggotanya Dianiaya Satpam SPBU, Ketum PPWI Desak Polisi Usut Tuntas

Dijelaskan, Pihaknya mengatakan bahwa penanggulangan yang dimaksud adalah seperti adanya penyuluhan dan penangangan, ketika suatu saat ada warga yang terdampak, maka dalam penggunaan dana covid yang senilai 8% itu diarahkan kepada Kepala Desa (Kades) untuk membuat satu pos jaga Desa dan Ruang Isolasi.

“Perlu kita ketahui dan melihat wilayah Konsel sampai hari ini masih dalam zona hijau, apalagi di Andoolo Barat, Alhamdulillah tidak pernah ada yang kena dampak Covid-19 (Terpapar Covid 19),” Katanya.

Ditahun ini juga pihaknya sudah menyiapkan untuk program Vaksinasi Antara pemerintah Desa dan pihak Polda akan turun melakukan vaksinasi kepada masyarakat bersama tim gugus Covid 19.

“Insya Allah dalam minggu ini atau bulan ini kita sudah siap dan setiap Desa itu sudah disampaikan untuk mempersiapkan 100 warganya untuk vaksinasi pada 28 hari pertama yang dilakukan 2 kali. Jadi dana yang kita ambilkan dari dana yang 8% itu, sekarang pencegahan bukan hanya dilakukan mencuci tangan,atau memakai masker tapi ada suntikan vaksin untuk masyarakat dan itu diprioritaskan pada pelayan publik dari pemerintah Desa dalam hal ini maupun aparat semua, guru, maupun guru mengaji yang sifatnya akan menyentuh langsung pada masyarakat dengan lansia dan maupun pada pedagang,” Jelas Madan Silondae.

Baca juga -->  SNAK MARKUS Sultra Sorot PT. WIN Lakukan Pelebaran Jety Diduga Tanpa Izin

Laporan: Tim

WARTAWAN